MATA AIR yang tidak disemogakan menjadi AIR MATA

 


Foto seorang nenek yang sedang meneteskan air mata, entah apa yang dibayangkan 
Diambil pada 26/02/2021 di Banjar Sandan Dauh Yeh, Desa Sesandan, Kec Tabanan, Bali


MATA AIR yang tidak disemogakan menjadi AIR MATA

            Air, ya dia merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Pastinya semua orang tahu mengenai hal itu bukan? Namun, apakah semua orang dapat menghargai air? Dirasa tidak!   

            Pernahkah mendengar air datang dari pegunungan? Situasi itu sangatlah tepat jika pegunungan tersebut memiliki tumbuhan yang lebat. Kenapa begitu? Hal tersebut dapat kita simak pada link dibawah yang diterbitkan oleh liputan 6 ( https://www.liputan6.com/citizen6/read/3922810/fungsi-akar-dan-jenisnya-dari-penyerapan-air-hingga-fotosintesis ) yang secara singkatnya tanaman lah yang sangat berperan dalam pemanfaatan air. Jika kita andaikan tanamanlah  yang menjadi “bank air” dalam kehidupan.

            Bank air, apakah hanya tanaman bank air kita? Tentu saja tidak. Bank air juga memiliki cabang contohnya, bendungan, danau, kolam, galon air dan lain sebagainya. Bisa dibayangkan bagaimana jika bank kita kehabisan air? Kita ambil contohnya air di dalam galon kita habis ya tentunya kita mengalami kehausan. Memang benar jika habis kita bisa membelinya lagi, jikalau tidak memiliki uang, atau stok pedagang habis, dan kita sulit menemukanya. Apa yang akan terjadi? Tentunya tubuh akan mengalami kekurangan cairan sehingga terjadinya dehidrasi yang berdampak menimbulkan penyakit batu ginjal, infeksi saluran kemih dan lain sebagainya. Setelah hal tersebut terjadi kita hanya bisa mengeluarkan air mata.

            Karena air kita dapat tersenyum bahagia hingga mengeluarkan air mata, karena air juga kita dapat meneteskan air mata penyesalan. Jangan biarkan Mata Air tersebut menjadi Air Mata penyesalan untuk masa depan maupun generasi kita selanjutnya. Ingat! Setetes air sangatlah berarti. Karena air mata pun akan habis di kemudian harinya.

 

Satu hal yang dapat kita bayangkan agar dapat memahami air yaitu bayangkan dirimu hidup di gurun pasir di setiap harinya!








Komentar